Minggu, 14 Oktober 2018

Terluka

Lalu dalam diriku timbul pertanyaan
Adakah aku miliki kekurangan?

Sudahlah jelas,
Ada sesuatu padaku yang tak kau dapatkan
Dengan gamblang kau utarakan
Kau jadikan ia sebagai perbandingan

Merobek hati, meluka tak terperi
Mungkin,
Hanya aku yang terlalu percaya diri
Bahwa kau mampu ku lalui

Nyata sejauh ini ada bagian yang tak bisa kupenuhi
Marah sekaligus juga luka
Terbayang jika selama ini kau menatap namun tidak menetap
Ada kehadiran lain yang kau ingin

Apalah aku ini
Membuat mu nyaman saja aku tak bisa
Hingga jujurmu menjelma kekhawatiran
Akankah nanti ketika ia ditengah kita
Bukan aku yang kau perhatikan

Jumat, 12 Oktober 2018

Hujan

Sebelum hujan datang
Dibawah awan bergerak hitam
Ada kita, melawan rasa merah padam
Berbincang dalam diam

Berkisah sendirian
Sibuk dalam fikiran
Resah dalam perasaan

Coba menanyakan pada hati berkali-kali
Benarkah rasa yang kita miliki?

Sabtu, 06 Oktober 2018

Dijodohkan Tuhan

Setiap saat hari ini
Hati diliputi risau
Resah

Lalu aku kabarkan padaNYA
Aku merindu ia sebegininya
Pada lelaki yang pernah mengucapkan janji

Aku minta padaNya
Kendalikan rasa dalam dada
Tak ingin aku lalai karenanya
Karena cinta pada manusia

Lagi dan lagi
Terus kuceritakan rindu ini
Pada IA sang pemilik rindu

Sudah saja,
Seperti ingin mencukupkan harapan
Ingin berhenti resah berkepanjangan
Kepada Allah pemilik hati engkau ku titipkan
Semoga kelak kita dijodohkan

Duhai pujaan hati
Maaf
Bukan sama sekali aku menyerah
Takut aku, resah ini jadi salah
Aku belum berhak apapun atas dirimu

Senin, 01 Oktober 2018

Keliling

Tuan
Mari sedikit kuceritakan

Kau ingin datang
Melepas rindu yang sudah begitu panjang
Aku pun ingin kau pulang

Lalu kau tanya
"Kita akan kemana?"

Tuan
Bukan aku tidak punya tujuan
Seisi kota ini aku tau
Dimana sudut yang menyenangkan

Hanya..
Semua sudah dipenuhi kenangan
Dikotori jejak perpisahan

Denganmu aku ingin ada cerita baru
Lalu kita akan kenang tempat itu hingga ujung waktu
Tidak lagi jadi kubur sendu
Yang nanti kita kenang sendiri-sendiri

Jadi Tuan
Datang lah dulu
Sekedar untuk melihatku yang merindu