Sabtu, 29 September 2018

Kabar

Ada kabar
Ini sedikit tidak layak didengar
Saudaraku sedang berduka
Dideru bencana bernama gempa

Jika sudah begini akan banyak cerita pilu dimedia masa
Tentang seberapa menderita
Seorang anak ditinggal ayahanda
Seorang ibu sebatang kara
Atau keluarga tinggal puingnya saja

Ah. Lara!

Tuhan punya cara perlahan
Menyeru peringatan
Sedih tanpa doa percuma saja
Resah ku bingung bisa bantu apa

Kamis, 27 September 2018

.dilarang

Rinduku dibantah logika
Jika menuruti hati
Rindu ini tak punya ruang untuk benci
Memadati tiap sisi hati

Namun logika menariknya lebih jauh
Katanya jangan rindu
Tak ingatkah dulu kamu tersudut sakit

Logika menutupi rindu
Melarang hati untuk maaf

Rabu, 26 September 2018

Bukan Urusan

Kau membunuh ku perlahan
Lewat rindu yang setiap hari kau utarakan
Terlepas jujur atau bukan
Biar itu jadi urusanmu dengan Tuhan

Jumat, 21 September 2018

Buat mu yang sedang singgah

Teruntuk Tuan
Selamat malam
Malam ini aku sedang memikirkan mu
Entah bagaimana kamu?

Sebelumnya
Terimakasih dengan sangat karena sudah mau singgah merayakan rindu dengan ku

Aku baru mengenalmu tapi sudah merasa senyaman itu

Tapi karena itu juga aku terluka

Maaf,
Kamu aku biarkan masuk kedalam rasaku terlalu jauh
Kamu aku biarkan untuk aku miliki

Kamu tidak mengenalku!
Jika kamu mau setulus itu,
Sebenarnya banyak hal yang ingin lebih dulu ku bicarakan
Banyak hal yang sebenarnya  ingin kuutarakan dengan jujur

Tapi saat ini aku terlalu takut untuk kehilangan
Aku masih terlalu bahagia menyambutmu datang

Ah
Manusia selalu saja egois!!

Apa kita sudah saling bicara dengan sebenar-benarnya soal rasa yang kita punya?
Apa kamu benar bisa mencintaiku sampai selama-lamanya?

Memang tidak boleh berharap pada manusia
Tapi, seperti katamu cinta harus dihadirkan
Apa kita sudah menghadirkan cinta dengan cara yang benar?

Boleh kah, aku ingin meminta satu waktu mu
Untukku ku ceritakan semua kisah perjalananku
Untukku jujur pada semua masa laluku

Lalu setelah nya aku akan siapkan hati mendengar jawaban mu
Masihkah kamu mau menghadirkan cinta dihidupku?
Mengajakku mencinta SANG pemilik cinta?
Mendirikan istana lalu menjaga nya berdua?

Jika jawabanmu Tidak pun
Aku siap untuk rela
Karena nyatanya aku tak ingin membuat kamu juga terluka

Bukan balasan sajak yang kuminta
Tapi jawaban sesungguhnya dari apa yang kamu rasa

Rabu, 12 September 2018

.Kepala

Kepala ku terpenuhi segala sesuatu
Terlalu penuh
Sampai sesak rasanya
Harus sebegini menderitanya
Punya rasa tak bercerita
Nyatanya
Terlalu terbiasa diluka
Hingga lupa cara merayakannya

Jadi
Sesak isi kepala
Segala masuk jadi difikir
Buruk sangka, tidak percaya, melihat kenyataan, dan
Ah
Ingin lupa

Selasa, 11 September 2018

Jalanan.

Ada yang menyenangkan dari sebuah perjalanan
Duduk ditepi
Melihat keluar jendela
seolah sedang merekam segalanya
Diiringi lagu-lagu sendu ditelinga

Indah..
Petani yang sedang bekerja
Pepohonan rindang bersama daunnya
Jalanan panjang nan hangat
Manusia dengan beragam aktivitasnya
Mata merekam mereka
Ini layar lebar milik Tuhan

Kamis, 06 September 2018

Tak harus.

Tak usah dipaksa
Untuk punya satu rasa
Kadang jumpa tak harus berbentuk cinta

Biar saja jadi senja
Yang terkenang selamanya
Jadi temaram ditengah gulita

Jumpa pun bisa berakhir bahagia

.Pulang

Aku ingin menjadi rumah tempat mu selalu pulang
Aku ingin jadi satu satunya arah ragamu melepas lelah
Aku ingin jadi satu satunya ruang tempat mu meneriakan bahagia

Aku ingin menjadi satu satunya yang memuji hal-hal kecil yang kau lakukan
Setiap hari
Bahkan pagi tak lagi milikmu sendiri
Aku akan membagi secangkir hangat yang kumiliki, setiap hari

Aku ingin juga didera marah pada masalah yang membuat kita letih lalu merindu lagi

Aku ingin, kamu tau.
Pulanglah, aku milikmu.