Akan kuceritakan gelisah
apa yang sebenarnya tengah merasuki diri ini?
Sebuah kerinduan yang entah
tertuju untuk apa. Sudah sangat lama semenjak terakhir kali aku tersenyum
dengan debar yang tak dapat kuartikan. Cerita-cerita mengalir hanya tentang
satu sosok sepanjang waktu. Seolah baru mendapat piala kemenangan. Berlari di
tengah hujan, melambai pada pelangi seolah dunia ini semuanya indah semua orang
tersenyum bahkan rerumputan dan daun kering yang baru saja di pisahkan oleh
angin dengan rantingnya. Tak ada yang menceritakan derita semua bahagia.
JATUH
CINTA?
Iya itu nama untuk sebuah rasa yang penuh makna indah tiada tara. Mungkin
lupa sudah aku pada rasa mengharu itu. Biru langit sudah kelam, daun kering
telah menceritakan betapa menderitanya ia dan pelangi menghilang malu hanya
singgah sementara waktu. Debar itu telah berubah menjadi sesak tak terhingga. Sepi,sendiri
dan diam. Aku lupa sudah berapa kali pagi kulewati saat tersadar waktu sudah
malam lagi.
PATAH HATI?
Iya itu lawan kata jatuh hati. Jangan terkejut akan
sesak yang mencekik ketika kau bersua dengannya. Seolah sempurna seisi dunia
menertawakanmu saat sembab dimata yang dulunya berbinar. Perlahan kau membenci suara angin, mengumpat
pada ombak dan memilih membenam diri ditengah kepuraan.