Rabu, 17 Agustus 2016

JALAN CERITA



Akan kuceritakan gelisah apa yang sebenarnya tengah merasuki diri ini?
Sebuah kerinduan yang entah tertuju untuk apa. Sudah sangat lama semenjak terakhir kali aku tersenyum dengan debar yang tak dapat kuartikan. Cerita-cerita mengalir hanya tentang satu sosok sepanjang waktu. Seolah baru mendapat piala kemenangan. Berlari di tengah hujan, melambai pada pelangi seolah dunia ini semuanya indah semua orang tersenyum bahkan rerumputan dan daun kering yang baru saja di pisahkan oleh angin dengan rantingnya. Tak ada yang menceritakan derita semua bahagia. 
JATUH CINTA? 
Iya itu nama untuk sebuah rasa yang penuh makna indah tiada tara. Mungkin lupa sudah aku pada rasa mengharu itu. Biru langit sudah kelam, daun kering telah menceritakan betapa menderitanya ia dan pelangi menghilang malu hanya singgah sementara waktu. Debar itu telah berubah menjadi sesak tak terhingga. Sepi,sendiri dan diam. Aku lupa sudah berapa kali pagi kulewati saat tersadar waktu sudah malam lagi. 
PATAH HATI? 
Iya itu lawan kata jatuh hati. Jangan terkejut akan sesak yang mencekik ketika kau bersua dengannya. Seolah sempurna seisi dunia menertawakanmu saat sembab dimata yang dulunya berbinar.  Perlahan kau membenci suara angin, mengumpat pada ombak dan memilih membenam diri ditengah kepuraan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar