Jumat, 21 September 2018

Buat mu yang sedang singgah

Teruntuk Tuan
Selamat malam
Malam ini aku sedang memikirkan mu
Entah bagaimana kamu?

Sebelumnya
Terimakasih dengan sangat karena sudah mau singgah merayakan rindu dengan ku

Aku baru mengenalmu tapi sudah merasa senyaman itu

Tapi karena itu juga aku terluka

Maaf,
Kamu aku biarkan masuk kedalam rasaku terlalu jauh
Kamu aku biarkan untuk aku miliki

Kamu tidak mengenalku!
Jika kamu mau setulus itu,
Sebenarnya banyak hal yang ingin lebih dulu ku bicarakan
Banyak hal yang sebenarnya  ingin kuutarakan dengan jujur

Tapi saat ini aku terlalu takut untuk kehilangan
Aku masih terlalu bahagia menyambutmu datang

Ah
Manusia selalu saja egois!!

Apa kita sudah saling bicara dengan sebenar-benarnya soal rasa yang kita punya?
Apa kamu benar bisa mencintaiku sampai selama-lamanya?

Memang tidak boleh berharap pada manusia
Tapi, seperti katamu cinta harus dihadirkan
Apa kita sudah menghadirkan cinta dengan cara yang benar?

Boleh kah, aku ingin meminta satu waktu mu
Untukku ku ceritakan semua kisah perjalananku
Untukku jujur pada semua masa laluku

Lalu setelah nya aku akan siapkan hati mendengar jawaban mu
Masihkah kamu mau menghadirkan cinta dihidupku?
Mengajakku mencinta SANG pemilik cinta?
Mendirikan istana lalu menjaga nya berdua?

Jika jawabanmu Tidak pun
Aku siap untuk rela
Karena nyatanya aku tak ingin membuat kamu juga terluka

Bukan balasan sajak yang kuminta
Tapi jawaban sesungguhnya dari apa yang kamu rasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar